Tips Memilih Ukuran Pipa Inlet & Outlet Tandon

Daftar Isi

Tips Memilih Ukuran Pipa Inlet & Outlet Tandon

Memilih Inlet Outlet Tandon – Menghadapi masalah aliran air keran yang mengecil seperti rintik gerimis atau menyaksikan tempat penampungan butuh waktu berjam-jam hanya untuk terisi penuh adalah tanda nyata adanya ketidakseimbangan dalam sistem penyaluran air.

Banyak pemiliknya yang terjebak dalam asumsi keliru, mengira bahwa semburan air yang deras penentuannya oleh kekuatan daya dorong pompa atau kapasitas tandon yang besar.

Padahal, efisiensi tekanannya terletak pada ketepatan penentuan diameter pipa yang terpasang pada tempat penampungannya.

Mengabaikan keselarasan dimensi jaringan pipa ini sama saja dengan menciptakan penyumbatan.  Oleh karena itu, memilih inlet outlet tandon yang tepat hadir menjadi panduan tersendiri.

Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih dalam tentang cara memilih inlet outlet tandon. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini.

Tips Memilih Ukuran Inlet Outlet Tandon

Tips Memilih Ukuran Inlet Outlet Tandon
Tips Memilih Ukuran Inlet Outlet Tandon

Menyelami perhitungan dimensi pipa saat merancang sistem pemipaan tandon sering kali anggapannya sebagai urusan sepele yang bisa menyerahkannya begitu saja pada perkiraan kasar tukang bangunan.

Namun tidak perlu khawatir, berikut ini ada beberapa tips memilih ukuran inlet outlet pada tandon yaitu:

1. Menyesuaikan Diameter Pipa Inlet Dengan Lubang Keluaran Pompa

Tips paling mendasar yang wajib untuk menerapkannya adalah menyamakan ukuran diameter pipa inlet dengan spesifikasi outlet drat dari mesin pompa pendorong.

Jika mesin pompa menggunakan outlet berukuran 1 inci, maka gunakanlah pipa berukuran 1 inci pula untuk jalur pengisian atas.

2. Memilih Ukuran Pipa Outlet yang Lebih Besar Daripada Inlet

Sangat jadi rekomendasi agar diameter pipa pengeluaran bawah rancangannya 1 tingkat lebih longgar daripada pipa pengisian atas.

Apabila jalur inlet menggunakan ukuran 1 inci, maka sangat menjadi saran memilih ukuran pipa outlet sebesar 1,25 inci atau 1,5 inci.

3. Menggunakan Ukuran Standar Minimal 1 Inci Untuk Jalur Pipa Utama

Batang paralon utama yang turun dari menara tandon menuju titik percabangan dinding harus memanfaatkan pipa berdiameter besar.

Pipa utama berukuran 1 inci ke atas menyediakan ruang aliran yang optimal bagi pergerakan airnya dalam kuantitas besar.

4. Memperhitungkan Gaya Gravitasi Alami Berdasarkan Ketinggian

Ketinggian vertikal dari kedudukan tempat penampungan air pada halaman rumah memegang kendali penuh terhadap besaran tekanannya.

Jika tandon letaknya pada menara rendah yang tingginya kurang dari 3 meter, maka wajib memperbesar diameter pipa outlet ke ukuran 1,5 inci.

5. Memakai Ukuran Pipa 1/2 Inci Untuk Bagian Akhir

Saat jalur distribusi utama mulai memasuki ruangan toilet, lakukanlah penyusutan diameter pipa ke ukuran 0,5 inci.

Pengecilan fiting sambungan tepat pada ujung instalasi kran wastafel atau shower mampu meningkatkan daya pancar airnya.

6. Memastikan Ketebalan Dinding yang Dipilih Memenuhi Standar

Tips memilih inlet outlet tandon berikutnya adalah menguji material plastik paralon yang akan memasangi fiting drat.

Pipa kelas AW memiliki ketebalan dinding yang tinggi sehingga sangat tangguh menahan segala tekanan tinggi pada siang malam.

7. Menyelaraskan Drain Dengan Diameter Pipa Outlet

Spesifikasi lubang pembuangan bawah atau kuras pada tandon air tidak boleh luput dari pemeriksaan teknis tersendiri.

Pilihlah ukuran lubang drain yang setara dengan pipa outlet utama, minimal berukuran 1 inci untuk mempermudah agenda perawatan.

8. Menghitung Jumlah Total Kran Air yang Akan Beroperasi

Jumlah penghuni dan banyaknya titik alat kebersihan memengaruhi penentuan volume pipa keluaran.

Area yang memiliki lebih dari 2 kamar mandi wajib menggunakan outlet tandon berukuran minimal 1,5 inci yang kemudian memecahnya menjadi beberapa sela pipa.

9. Mengutamakan Penggunaan Fiting Sok Drat Berbahan Kuat

Area sambungan fiting antara tempat penampungan dengan pipa mudah mengalami keretakan akibat pemuaian cuaca terik.

Memasang sok drat luar berbahan tebal dan kuat berguna mengunci kerapatan ulir baut water mur menghadapi segala getaran pompa.

Komponen Pendukung Pasang Pipa Tandon

Komponen Pendukung Pasang Pipa Tandon
Komponen Pendukung Pasang Pipa Tandon

Menyelami bidang pemasangan sistem air bersih akan menyadarkan siapa saja bahwa ketangguhan sebuah sistem penyaluran tidak hanya bertumpu pada kokohnya dinding tandon atau besarnya diameter pipa utama.

Nah, berikut ini ada beberapa komponen pendukung dalam pemasangan pipa tandon yaitu:

1. Komponen Stop Kran Ataupun Katup Penutup Utama (Ball Valve)

Komponen pendukung pertama paling penting dalam sistem mekanis pemipaan adalah stop kran yang memasangnya pada jalur inlet maupun outlet.

Alat berbentuk tuas putar ini mampu menghentikan atau membuka sirkulasi laju airnya secara instan sesuai kebutuhan setempat.

2. Alat Penyambung Fleksibel Berupa Water Mur (Union Socket)

Aksesoris penyambung berkekuatan tinggi ini wajib memasangnya tepat pada sela dekat lubang drat fitting tandon.

Komponen ini berfungsi menyatukan batang pipa dengan tempat penampungan melalui sistem ulir tengah yang bisa lepas pasang dengan mudah.

3. Alat Kran Pelampung Otomatis Atau Saklar Radar

Untuk mengatur batas ketinggian volume airnya dalam tandon, maka memerlukan bantuan alat kontrol otomatis.

Alat pintar ini bertugas memutus arus listrik mesin pompa secara otomatis begitu air menyentuh batas ambang atas tandonnya.

4. Komponen Pipa Ventilasi Udara Berbentuk Huruf T

Hukum fisika mengharuskan adanya lubang pelepasan hawa udara panas yang terjebak dalam sela ruang kosong tandon.

Pemasangan pipa ventilasi udara mampu menjaga keseimbangan tekanan udara dalam dan luar saat proses pengisian maupun pengosongan airnya.

5. Cairan Perekat Khusus Berupa Lem Pipa

Setiap sela sambungan fiting horizontal maupun vertikal wajib melapisinya oleh zat pelekat yang memiliki senyawa tinggi tersendiri.

Lem pipa mampu melunakkan permukaan plastik untuk menciptakan ikatan yang kebal terhadap tekanan air baik siang atau malam.

6. Komponen Katup Satu Arah Atau Check Valve (Non-Return Valve)

Komponen pendukung pasang pipa tandon berikutnya adalah penyematan katup searah pada jalur pipa pengisian dari sumur bor.

Alat mekanis ini mampu memastikan airnya hanya mengalir ke arah atas menuju tandon dan memblokir total arus balik air ke arah bawah.

7. Alat Fiting Elbow Atau Sambungan L

Untuk menata rute layout pemipaan yang mengikuti bentuk dinding semen bangunan, maka membutuhkan fiting siku.

Komponen elbow berdiameter 1 inci bertugas membelokkan arah aliran air kotor maupun bersih secara presisi melintasi sudut pekarangan.

8. Komponen Tee Socket Atau Sambungan 3 Arah

Pembagian penyaluran pasokan air menuju segala ruangan yang berbeda seperti dapur, toilet, dan garasi menuntut adanya alat pembagi.

Fiting berbentuk huruf T ini mampu mencabangkan 1 jalur pipa induk menjadi beberapa aliran pipa cabang secara tepat.

9. Isolasi Putih Lembut Atau Seal Tape

Area sambungan yang memanfaatkan ulir baut drat luar dan drat dalam mudah menyisakan kerenggangan kecil.

Balutan lakban putih tebal pada celah drat kran mampu menutup rongga udara terkecil untuk menghalau segala rembesan air.

10. Komponen Klem Pipa Besi untuk Pengunci Struktur

Rangkaian batang pipa paralon yang panjang dan berat membutuhkan penopang luar yang memasangnya pada pilar penutup

Penggunaan klem pipa berbahan anti karat bertindak sebagai penutup pilar pelindung dari segala ancaman patah akibat guncangan getaran.

Tandon Stainless Vertikal Grand Bebas Kuras

Tandon Stainless Vertikal Grand Bebas Kuras
Tandon Stainless Vertikal Grand Bebas Kuras

Sebagai pilihan tempat penampungannya, maka bisa gunakan tandon stainless vertikal merk Grand yang berkualitas.

Tempat penampungan yang satu ini terbuat dari stainless steel dengan tipe 304 Bright Annealed. Sehingga permukaannya sendiri mengkilap dan mudah dalam membersihkannya.

Pada tandon stainless vertikal merk Grand sendiri terdapat sistem bebas kuras. Hal ini yang menjadikannya mudah dalam pembersihan dan perawatannya.

Tandon stainless vertikal merk Grand bahan bakunya impor langsung dari Jepang. Sehingga sudah ada perlindungan anti karat dan anti lumut.

Tempat penampungan stainless vertikal merk Grand sendiri memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem dan suhu tinggi.

Selain itu, ukuran dari tandon stainless vertikal merk Grand juga beragam. Jadi, bisa memilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Saat ini tandon stainless vertikal merk Grand bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di kota Balikpapan.

Untuk informasi mengenai spesifikasi dan pembelian dari tandon stainless vertikal merk Grand, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.

button

Penutup

Jadi itulah tadi ulasan tentang tips memilih inlet outlet tandon yang tepat. Untuk pilihan tandonnya, lebih baik pakai saja tandon stainless vertikal merk Grand yang sudah pasti berkualitas tinggi.

Scroll to Top