Tandon Tanam Vs Atas – Menentukan pengaturan peletakan sistem penyimpanan air bersih merupakan salah satu keputusan paling penting yang akan memengaruhi efisiensi ruang dan penyaluran airnya dalam jangka panjang.
Ketika merancang bangunan baru atau merenovasi area kebersihan, dilema klasik yang sering kali para pemiliknya hadapi berpusat pada pemilihan orientasi tata letak tempat penampungannya.
Mempertimbangkan perbandingan tandon tanam vs atas bukan lagi sekadar urusan keindahan visual pada suatu area.
Melainkan sebuah analisis praktis mengenai bagaimana cara mengamankan cadangan airnya tanpa harus mengorbankan stabilitas struktur bangunannya.
Dalam perbandingan dari kedua jenis tempat penampungan ini penting untuk mempertimbangkannya dengan matang.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan tandon tanam vs atas, mana yang lebih baik. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut.
Perbandingan Tandon Tanam Vs Letaknya di Atas
Memetakan pengaturan tata letak sistem air bersih pada blueprint suatu area memerlukan analisis perbandingan yang matang agar selaras dengan ketersediaan lahan dan kekuatan struktur bangunan.
Berikut ini ada perbandingan antara tandon tanam vs yang letaknya di atas yaitu:
1. Efisiensi Penggunaan Luas Lahan Area Pekarangan Rumah
Perbandingan pertama terletak pada aspek pemanfaatan ruang vertikal dan horizontal pada lahan. Model tandon tanam terpendam sepenuhnya di dalam tanah.
Sebaliknya, tandon atas memerlukan ruang pada suatu area bagian atasnya.
2. Beban Keindahan Visual Eksterior Bangunan Tempat Tinggal
Tandon bawah tanah tersembunyi secara rapi dari pandangan mata sehingga halamannya tetap terjaga penuh.
Namun, tempat penampungan atas akan terlihat menonjol pada ketinggian sehingga terkadang mengurangi keindahannya.
3. Kebutuhan Alokasi Biaya Anggaran Proses Konstruksi Awal
Aspek finansial saat pemasangan awal menunjukkan bahwa sistem tanam membutuhkan anggaran biaya yang jauh lebih besar.
Penggunanya harus membayar upah galian tanah, pembuatan dinding pelindung dari cor beton, dan penguatan dinding penahan tekanan.
Biaya pemasangan unit atas cenderung lebih murah karena hanya memerlukan lahan atau menara.
4. Tekanan Aliran Pancaran Air Menuju Kran Kamar Mandi
Mekanisme distribusi air ke dalam instalasi kran memiliki perbedaan cara kerja yang sangat mendasar.
Tandon atas memanfaatkan kekuatan gaya gravitasi bumi secara murni sehingga mampu menyemburkan air dengan sangat deras.
Sebaliknya, tandon bawah memerlukan bantuan mesin pompa pendorong tersendiri.
5. Kemudahan Akses Fisik untuk Aktivitas Perawatan Rutin
Tandon atas jauh lebih praktis menjangkaunya ketika ingin melakukan pengurasan endapan secara mandiri.
Sementara itu, membersihkan tempat penampungan pendam membutuhkan ruang gerak yang terbatas dan memerlukan alat pompa penyedot.
6. Risiko Terjadinya Masalah Kebocoran Akibat Tekanan
Tandon bawah tanah rawan mengalami keretakan atau penyok akibat pergeseran struktur tanah maupun beban berat kendaraan di atasnya.
Kalau unit atas terbebas dari tekanan tanah namun harus kuat menghadapi terpaan angin kencang.
7. Tingkat Keamanan dari Ancaman Pertumbuhan Lumut Hijau
Tandon tanam secara alami cukup aman dari gangguan lumut karena ruangan bawah tanah berada dalam kondisi gelap.
Sedangkan untuk tempat penampungan plastik atas wajib ada penahan radiasi sinar ultraviolet matahari agar tidak tembus.
8. Tingkat Kesulitan dalam Melakukan Proses Instalasi Jaringan Pipa
Skema pipa bawah tanah relatif rumit karena letaknya tertanam sehingga sulit melacak posisinya apabila terjadi kebocoran.
Akan tetapi, instalasi pipa tempat penampungan atas berada pada area terbuka sehingga sangat mudah memperbaikinya jika ada kran rusak.
Cara Merawat Tandon Stainless Atas dengan Aman
Menjaga kilau keindahan dan kekuatan struktural investasi kebersihan bahan stainless menuntut rutinitas pembersihan yang tidak hanya fokus pada pembersihannya juga.
Akan tetapi juga keselamatan pada saat perawatan dari tandon stainless atas ini. Berikut ini ada cara mudah dan aman merawat tempat penampungan stainless yaitu:
1. Memeriksa Kondisi Stabilitas Menara atau Kaki Penopang Dudukan
Langkah pertama yang paling penting untuk keselamatan adalah memeriksa kelurusan menara besi atau kerataan dak beton tumpuan tandon.
Pastikan bantalan karet atau lapisan semen di bawah tandonnya tidak mengalami kemiringan akibat penurunan fondasi bangunan.
2. Membersihkan Permukaan Luar Tandon dari Debu dan Polusi Udara
Basuhlah permukaan dinding luar tandon menggunakan siraman air bersih mengalir untuk melarutkan debu yang menempel.
Polusi udara, sisa air hujan yang bersifat asam, maupun kotoran burung yang membiarkannya menumpuk lama bisa memicu noda kusam pada lapisan stainlessnya.
3. Menghindari Penggunaan Cairan Kimia Pembersih yang Bersifat Asam Kuat
Saat membersihkan area dalam tandonnya, jangan pernah menggunakan produk pembersih yang mengandung asam klorida.
Zat asam keras ini bisa merusak karena mampu mengikis lapisan yang melindungi stainless steel dari karat.
4. Menggunakan Sikat Berbulu Halus atau Spons Lembut untuk Menggosok
Hindari penggunaan sabut kawat cuci piring atau sikat keras saat menyeka dinding bagian dalam tandonnya.
Goresan tajam dari kawat besi akan melukai permukaan halus tandonnya dan menciptakan celah baru bagi kotoran untuk mengendap.
5. Melakukan Jadwal Pengurasan Endapan Lumpur Setiap 6 Bulan Sekali
Lakukan pengurasan total secara terjadwal minimal 2 kali dalam setahun untuk membuang partikel padat yang terbawa air.
Karena air dari sumber tertentu sering kali membawa pencemar berupa pasir halus, karat pipa, dan lumpur yang mengendap.
6. Memeriksa Kerapatan Sistem Penguncian Tutup Ulir Bagian Atas Tandonnya
Pastikan komponen penutup tandon selalu terpasang dengan kencang dan terkunci sempurna setelah proses pengurasan selesai.
Celah kecil pada tutup yang kendur bisa menjadi pintu masuk bagi debu jalanan, spora jamur, sampai serangga kecil.
7. Mengecek Fungsi Kerja Kran Pelampung Otomatis atau Sensor Radar Listrik
Lakukan pengujian rutin pada alat pelampung elektrik atau ball valve mekanis yang mengatur pengisian air.
Pastikan pelampung bisa bergerak bebas naik turun dan mampu memutus aliran pompa secara tepat waktu saat air penuh.
8. Memastikan Sambungan Drat Pipa Terbebas dari Masalah Rembesan
Periksalah setiap titik sela sambungan pipa inlet, outlet, dan drain yang terhubung langsung pada bodi bawah tandonnya.
Jika terdapat rembesan air halus, segera lapisi ulang ulir sambungan menggunakan seal tape khusus secara tebal dan rapat.
9. Mengaplikasikan Lapisan Cat Anti karat pada Penyangga
Faktor keamanan menara besi penopang tandon juga harus mendapatkan perhatian yang seimbang dengan tandonnya.
Lakukan pengecatan ulang menggunakan cat khusus anti karat pada struktur tiang penyangga minimal 1 tahun sekali.
10. Memasang Unit Tabung Filter Air Sebelum Aliran Masuk ke Dalam Tandon
Untuk meringankan beban perawatan tandonnya, maka menjadi saran memasang unit penyaring air utama tepat setelah mesin pompanya.
Filter air bertugas menyaring partikel lumpur, kandungan zat besi tinggi, maupun kotoran kasar sebelum air masuk ke tandonnya.
Berbagai Keunggulan Tandon Stainless Horizontal Grand
Daripada menggunakan tandon jenis pendam yang susah dalam perawatannya, lebih baik gunakan saja tempat penampungan stainless horizontal merk Grand.
Tandon yang satu ini bahan bakunya pakai stainless steel tipe 304 Bright Annealed. Hal inilah yang menjadikan bagian permukaannya halus dan mudah dalam membersihkannya.
Tempat penampungan stainless horizontal merk Grand sendiri bahannya impor langsung dari Jepang.
Sehingga memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem dan suhu tinggi.
Tempat penampungan stainless horizontal sendiri terdapat sistem bebas kuras, yang memberikan kemudahan tersendiri dalam perawatan maupun pembersihannya.
Tandon stainless horizontal merk Grand juga tersedia dalam berbagai pilihan ukuran tersendiri.
Pada saat ini tandon stainless horizontal merk Grand bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di kota Balikpapan.
Untuk informasi mengenai spesifikasi dan pembelian dari tandon stainless horizontal merk Grand, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.
Penutup
Jadi itulah tadi penjelasan tentang perbandingan tandon tanam vs atas pada suatu area. Untuk pilihan tandonnya, lebih baik pakai saja tandon stainless horizontal merk Grand yang sudah pasti berkualitas tinggi.