Perlukah Coating Ulang Tandon Stainless yang Lama?

Daftar Isi

Perlukah Coating Ulang Tandon Stainless yang Lama?

Coating Ulang Tandon Lama – Mengasumsikan bahwa material logam seperti stainless tahan karat memiliki ketahanan abadi tanpa memerlukan pemeliharaan struktural sering kali menjadi kekeliruan fatal dalam pengelolaan perangkat ini.

Banyak pemiliknya yang merasa sangat aman setelah memasang tandon berbasis stainless steel, mengira bahwa kilau luarnya yang mewah mencerminkan kondisi dalam yang sama sterilnya dari hari ke hari.

Padahal seiring berjalannya waktu, hantaman terus menerus dari zat korosif ringan, endapan zat besi dari airnya, sampai naik turun suhu cuaca ekstrem lambat laun akan mengikis lapisan kromium alami.

Yang menjadi pertanyaan kemudian apakah perlu coating ulang tandon lama? Melalui artikel kali ini akan menjawab lebih lanjut perlukah untuk coating ulang tandon lama.

Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel ini.

Tanda-Tanda Tandon Lama Perlu Coating Ulang

Tanda-Tanda Tandon Lama Perlu Coating Ulang

Mendeteksi gejala kerusakan struktural pada tempat penampungan air berbahan stainless sebelum kebocoran besar terjadi memerlukan kejelian dalam mengamati perubahan-perubahan kecil yang kasat mata.

Pada tempat penampungan lama sendiri biasanya ada tanda-tanda tersendiri. Berikut ini tanda-tanda tandon yang lama perlu coating ulang yaitu:

1. Munculnya Serpihan Karat Halus Pada Aliran Kran

Tanda pertama yang paling mudah mengamatinya adalah penurunan kualitas kejernihan air yang mengalir keluar dari fiting plumbing.

Kondisi ini menandakan lapisan pelindung dalam telah mengalami pengelupasan sehingga memicu korosi pada platnya.

2. Air Tampungan Mengalami Perubahan Warna Keruh

Perubahan warna air menjadi kecokelatan atau kemerahan menjadi bukti otentik bahwa zat besi dari dinding tandon telah larut bercampur air.

Cairan yang tercemar karat ini sangat tidak layak penggunaannya untuk mencuci pakaian karena memicu noda.

3. Timbul Bau Besi yang Menyengat Pada Airnya

Aroma logam yang tajam akan sangat mengganggu kenyamanan saat menggunakan air untuk kebutuhan pembersihan diri.

Munculnya bau ini menandakan proses oksidasi bodi dalam tandon sudah berada pada tahap yang cukup parah.

4. Terdapat Kerak Putih Kapur yang Menempel Tebal

Tumpukan kristal mineral padat yang melekat pada dinding dalam lambat laun akan mengikis ketebalan plat tandonnya.

Pembiaran kerak kapur bertahun-tahun rawan memicu timbulnya kerusakan fisik lubang kecil yang tersembunyi.

5. Terjadinya Rembesan Air Halus Pada Sambungannya

Kemunculan flek basah atau rembesan tipis pada bagian luar sambungan plat harus segera mendapat penanganan.

Kebocoran kecil tersebut jika membiarkannya akan mempercepat keroposnya struktur penopang menara tandon akibat genangan air.

6. Lapisan Proteksi Bagian Luar Tandon Mengelupas

Langkah berikutnya dari indikator pelapukan adalah rusaknya tameng luar tandon akibat matahari terik dan hujan asam.

Hilangnya lapisan luar ini membuat temperatur air menjadi panas sehingga mempercepat laju pertumbuhan spora lumut.

7. Permukaannya Terasa Kasar Saat Diusap

Hilangnya sifat licin alami dari dalam tandonnya menandakan lapisan epoxy atau coating bawaan pabrik telah habis terkikis.

Tekstur yang kasar akan mempermudah berbagai kotoran lumpur untuk merekat kuat pada bodi tandonnya.

8. Usia Pakai Tandon Telah Melewati 5 Tahun

Faktor umur teknis menuntut adanya tindakan pemeriksaan dan peremajaan lapisan pelindung secara berkala.

Melakukan coating ulang pada tandon lama bisa lebih hemat daripada membeli barang baru.

9. Munculnya Rongga Keropos Kecil Pada Bagian Dasar

Bagian lantai bawah tandon merupakan area yang paling rawan menampung endapan materi padat yang bersifat korosif.

Tekanan volume air yang besar akan mempercepat jebolnya stainless yang telah menipis tersebut.

Alasan Kenapa Tandon Tidak Boleh Coating Secara Mandiri

Alasan Kenapa Tandon Tidak Boleh Coating Secara Mandiri

Menyerahkan proses pelapisan ulang material tandon air stainless kepada amatir tanpa keahlian sering kali berubah menjadi kesalahan fatal yang mengancam keselamatan kesehatan.

Banyak pemiliknya yang tergiur menghemat biaya jasa profesional dengan membeli cairan epoksi acak di pasaran.

Berikut ini beberapa alasan kenapa tandon tidak boleh memberikan coating secara mandiri yaitu:

1. Tingginya Risiko Keracunan Menghirup Kimia

Alasan pertama yang paling berbahaya adalah keterbatasan sirkulasi pasokan udara segar pada tempat penampungannya.

Uap pekat dari zat pelapis bisa memicu gangguan pernapasan akut sampai pingsan mendadak bagi pekerja amatiran.

2. Ketiadaan Peralatan Proteksi Diri yang Sesuai Standar

Penggunaan masker kain biasa tidak akan mampu menyaring berbagai partikel gas beracun dari senyawa kimia coating.

Percikan cairan keras rawan merusak kesehatan kornea mata jika tanpa alat kacamata.

3. Proses Pembersihan Kerak Karat yang Kurang Maksimal

Sisa-sisa flek korosi yang tertinggal akan menjadi penghalang utama daya rekat bahan lem epoxy utama.

Pengaplikasian cat pelapis yang dilakukan sendiri terbukti akan menjadi sia-sia dalam hitungan minggu.

4. Kesalahan Dalam Menentukan Komposisi Racikan

Adonan kimia yang tidak proporsional membuat lapisan coating gagal mengeras secara sempurna mengkilap.

Akibatnya, dinding dalam tandon akan tetap basah lengket dan rawan mencemari kemurnian pasokan airnya.

5. Potensi Terjadinya Kegagalan Konstruksi

Penggunaan cat besi biasa yang mengandung timbal murni sangat dilarang untuk pemakaiannya pada tandon.

Racun logam berat tersebut rawan larut bercampur dengan air yang penggunaannya untuk berbagai kebutuhan.

6. Ketiadaan Alat Pengering Khusus

Kelemahan pengerjaan mandiri adalah lamanya durasi tunggu proses pengeringan alami tempat penampungannya.

Kondisi udara yang lembap rawan memicu kembalinya berbagai titik karat baru sebelum cat mengeras.

7. Berisiko Tinggi Merusak Struktur Stainless Steel

Goresan yang terlalu dalam justru akan membuat ketebalan lempengan stainless menjadi semakin menipis dan keropos.

Bodi tandon stainless akan kehilangan nilai kekuatan mekanisnya dalam menahan beban volume air.

8. Biaya Pengeluaran Belanja Lebih Membengkak

Kesalahan metode pengerjaan memaksa penggunanya untuk membeli ulang material pembersih baru yang rusak. Hal ini tentunya membuat pengeluaran belanja jadi lebih membengkak.

Keuntungan Pakai Tandon Stainless Vertikal Coating Grand

Keuntungan Pakai Tandon Stainless Vertikal Coating Grand

Bagi yang mendambakan tempat penampungan berkualitas tinggi tanpa perlu menambah lapisan coating, maka solusinya bisa dengan memakai tandon stainless vertikal coating merk Grand.

Tempat penampungan yang satu ini terbuat dari stainless steel dengan tipe 304 sudah dilengkapi dengan lapisan coating berkualitas.

Sehingga tandon satu ini mampu menyimpan air laut, air sumur, maupun cairan dengan pH di atas 7,0 dengan aman.

Tandon stainless vertikal coating merk Grand ini tersedia dalam berbagai pilihan ukuran tersendiri. Tempat penampungan yang satu ini bahan bakunya impor langsung dari Jepang.

Hal ini yang menjadikannya mampu bertahan dengan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem maupun suhu tinggi.

Sekarang ini tandon stainless vertikal coating merk Grand bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di kota Balikpapan.

Untuk informasi mengenai spesifikasi dan pembelian dari tandon stainless vertikal coating merk Grand, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.

button

Penutup

Nah, jadi demikianlah ulasan tentang perlukah coating ulang tandon lama. Soal pilihan tandonnya, lebih baik pakai saja tandon stainless vertikal coating merk Grand yang sudah pasti berkualitas tinggi dan awet.

Scroll to Top